MAHASISWA D3 TEKNIK INSTRUMENTASI DAN ELEKRONIKA STT MIGAS BALIKPAPAN MEMBUAT KENDARAAN LISTRIK

Senin, 15 Juni 2020

Di tengah pandemi Covid-19 dan kegiatan perkuliahan secara daring, sejumlah mahasiswa D3 Teknik Instrumentasi dan elektonika, Sekolah Tinggi Teknologi Minyak dan Gas Balikpapan (STT Migas) justru semakin produktif. Para mahasiswa ini berhasil membuat karya berupa kendaraan listrik. Kendaraan listrik yang dibuat berupa sepeda listrik, otoped listrik dan papan skateboard listrik. Ketiganya merupakan pengembangan dari sejumlah karya serupa yang telah beredar di pasaran.

Para mahasiswa menambahkan panel surya di bagian belakang sepeda listrik. Panel listrik ini kemudian berfungsi untuk mengisi energi baterai isi ulang di dalamnya. Jika daya tahan baterai normal hanya 5 jam, panel surya dapat menambah ketahanan hingga 1 jam. Penggunaan sepeda listrik bisa lebih lama terlebih saat cuaca terik. Biaya yang dibutuhkan untuk pembuatan sepeda listrik menghabiskan 7 juta rupiah. Sementara untuk papan skateboard listrik dan otoped menelan biaya 3 juta rupiah.

Sebenarnya ini adalah topik project tugas akhir kami yang bertemakan Finkel Electricity. Kendaraan listrik ini kami buat selama masa pandemic covid-19 dimana kita memanfaatkan waktu sebaik mungkin. Sistem kerjanya sendiri, baterai sebagai sumber utama daya tersebut lalu dibantu juga dengan solar cell. Penambahan solar cell kami buat sebagai penambahan inovasi sepeda listrik yang telah ada di pasaran. Serta berfungsi untuk menangkap energi dari sinar matahari, yang nantinya akan diubah menjadi tenaga listrik yang dapat mengisi daya baterai tersebut pada saat penggunaannya di cuaca panas atau terik. Ungkap Muhammad Nur, Mahasiswa D3 Teknik Intrumentasi dan Elektronika Migas, STT Migas Balikpapan.

Penggunaan alat tersebut masih dalam keadaan terbatas dikarenakan daya baterai yang digunakan relative masih kecil dimana kendaraan tersebut lebih cocok digunakan pada saat car free day. Kedepannya masih akan dilakukan sejumlah pengembangan pada kendaraan listrik ini, untuk mendapatkan hasil sesuai keinginan dan kebutuhan.

Mahasiswa STT Migas Balikpapan diharapkan agar selalu mengembangkan bakat, menambah wawasan ilmu pengetahuan, dan pengalaman meskipun tengah berada dalam situasi bencana pandemi ini. Karena itulah diperlukan kontribusi generasi muda untuk menciptakan solusi-solusi baru yang lebih segar. Jalan satu-satunya adalah berinovasi.
https://youtu.be/YpTncv0x4bQ


List Komentar