STT Migas Balikpapan melaksanakan Kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Bontang.

Rabu, 29 Januari 2020

Mahasiswa Prodi D3 Teknik Pengolahan Migas dengan jumlah 68 mahasiswa didampingi oleh dua dosen pembimbing yaitu Selvia Sarungu', S.T. , M.T. dan Junety Monde, S.T., M.T.


Kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 27 sampai dengan tanggal 30 Januari 2020. Tanggal 27 di Politeknik Negeri Samarinda, tanggal 28 di Pupuk Kaltim Bontang, tanggal 29 di Kaltim Parna Industri Bontang dan tanggal 30 Januari di PT. LNG Badak Bontang.

Mata Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dalam bentuk kunjungan ke industri wajib dilaksanakan oleh semua mahasiswa D3 Teknik Pengolahan Migas karena mata kuliah KKL merupakan salah satu mata kuliah wajib dari kurikulum prodi.


Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melihat secara langsung proses pengolahan crude oil menjadi produk setengah jadi atau produk jadi di industri migas serta mengetahui bahan baku yang diolah di industri petrokimia beserta proses pengolahannya dan produk yang dihasilkan.

Adapun manfaat yang diharapkan dari kegiatan KKL antara lain:


1. Mahasiswa dapat mengetahui bahan baku yang diolah di industri migas dan industri petrokimia
2. Mahasiswa dapat melihat langsung peralatan yang digunakan di industri migas
3. Mahasiswa dapat melihat secara langsung alur proses pengolahan di industri migas dan industri petrokimia
4. Mahasiswa dapat mengetahui produk dari industri migas dan industri Petrokimia
5. Mahasiswa dapat mengetahui aplikasi ilmu
mengetahui yang sudah dipelajari secara teori di kelas.
6. Mahasiswa mengetahui hubungan antara industri migas dengan industri petrokimia

.

Kunjungan mahasiswa Teknik Pengolahan Migas STT Migas Balikpapan pada hari ini disambut baik oleh General Manager bidang umum Pupuk Kaltim Bontang, Bapak Nur Sahid, bersama engineering process dan unit lainnya seperti HRD dan CSR.
Pengenalan proses pengolahan di industri migas dilakukan dalam dua sesi yakni sesi pertama dalam betuk presentasi dari tim engineering process dilanjutkan dengan diskusi, kemudian sesi kedua dalam bentuk tour plant.
Pada sesi pertama, mahasiswa belajar tentang proses pembuatan pupuk secara kimiawi meliputi reaksi kesetimbangan kimia, thermodinamika serta perpindahan panas dan perpindahan massa.


Adapun proses yang dijelaskan terdiri dari proses
pembuatan amoniak (NH3) dengan menggunakan bahan baku gas Nitrogen yang diperoleh dari udara dan gas Hidrogen (H2) dari gas alam berupa gas metana (CH4), Proses pembuatan Pupuk Urea dan proses pembuatan Pupuk NPK.


Selain itu, dijelaskan juga mengenai manfaat dari masing-masing jenis pupuk yang dihasilkan pada sektor pertanian.
Disebutkan bahwa saat ini PT. Pupuk Kaltim sudah memiliki lahan perkebunan sawit sendiri dan pabrik pengolahan sawit menjadi CPO.

Sttmigas Bpn
Sttmigasinfo

List Komentar