Sayen Christofel, Mahasiswa STT Migas Balikpapan Raih Juara Satu Lomba SEQC

Sabtu, 14 Desember 2019

BALIKPAPAN- Sekolah Tinggi Teknologi Minyak dan Gas Bumi (STT-Migas) Balikpapan kembali mendulang prestasi. Sayen Christofel Surya Girsang, mahasiswa dari Prodi S1 Teknik Perminyakan Angkatan 2016. Berhasil meraih juara satu bersama tim dalam ajang perlombaan Student Energy Quest Challenge (SEQC) di Novotel Balikpapan pada 5 7 Desember 2019. Terdapat 15 peserta yang mengikuti lomba tersebut dengan dibagi lima tim dari berbagai universitas di seluruh Indonesia. 15 orang tersebut merupakan mahasiswa mahasiswa terpilih yang diundang ke Balikpapan untuk berkompetisi kembali dari sekitar delapan puluhan mahasiswa yang mengikuti melalui seleksi tahap awal.

Melalui lomba skala nasional ini, saya berharap teman teman dari STT Migas Balikpapan terpacu dan jangan pernah minder dengan keadaan kampus. Karena almamater merah STT Migas Balikpapan merupakan nama yang mulai besar, kata Sayen kepada Kaltim Post, Kamis (12/12).
Adapun materi yang disampaikan, merupakan proposal road map tentang rencana pengembangan Indonesia Timur untuk mencapai kemandirian energy. Dibahas melalui banyak sudut pandang. Mulai dari sudut pandang teknis, ekonomi, lingkungan, hingga sosial dan masyarakat. Di mana Indonesia Timur sangat kaya akan sumber energi baik hidrokarbon dan energi terbarukan. Namun pemanfaatannya masih terbatas dan masih banyak daerah terpencil yang belum dapat merasakan energy.


Di sinilah kami mencoba membuat perencanaan melalui berbagai macam analisa dan perhitungan, guna tercapainya kemandirian energi di Indonesia Timur, ujarnya yang saat ini masih menempuh pendidikan disemester 7.
Dirinya berharap, untuk seluruh mahasiswa di Kaltim agar lebih berani untuk unjuk gigi di tanah sendiri. Serta dapat menjadi perhatian bahwa pendidikan di Kaltim harus disokong oleh Pemerintah Daerah (Pemda), karena sangat banyak potensi manusia yang berkualitas di Kaltim.
Terpisah, Wakil Ketua III Bidang kemahasiswaan Hamsir SPd MT menambahkan, dengan menjadikan Kaltim sebagai calon Ibu Kota Negara (IKN), melalui pengetahuan yang didapatkan baik di dalam atau di luar kampus. Diharapkan dapat mendorong semua unsur civitas akademika dari mahasiswa dan dosen. Serta didukung oleh stakeholders stakeholders yang ikut berperan aktif untuk menggalih potensi di daerah setempat.
Baik itu dengan cara melakukan penelitian penelitian yang dapat dimanfaatkan nantinya untuk menjawab seputar permasalah yang terjadi di daerah itu, pungkasnya.

List Komentar