Kenalkan Objek Geologi Secara Langsung

Kamis, 28 November 2019

BALIKPAPAN- Untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa akan materi tentang seluk-beluk bumi. Yang meliputi komposisi, struktur, sifat-sifat fisik, sejarah, dan proses pembentukannya. Mahasiswa Semester 1 Teknik Geologi Angkatan 2019 yang dikoordinasi oleh sejumlah asisten praktikum (asprak) dan dibimbing langsung oleh para dosen Geologi Sekolah Tinggi Teknologi Minyak dan Gas Bumi (STT-Migas) Balikpapan melakukan kegiatan Field Trip (Kuliah Lapangan).mata kuliah Geologi Dasar dan Kristalografi & Mineralogi. Dengan mendatangi beberapa Lapangan Pengamatan (LP) yang tersebar di Kabupaten Paser dan Penajam Paser Utara (PPU) pada tanggal 23 25 November 2019 lalu.

Dosen pembimbing kuliah lapangan Hamriani Ryka mengatakan, di sana para mahasiswa mengamati langsung sejumlah singkapan yang darinya dapat dipelajari berbagai macam batuan, mineral, stratigrafi, sedimentologi, lingkungan pengendapan, serta geologi strukturnya. Selama tiga hari, rombongan Kuliah Lapangan Teknik Geologi STT-Migas Balikpapan mengunjungi sejumlah Lapangan Pengamatan (LP). Di antaranya yang sudah cukup dikenal seperti Goa Losan dan Air Terjun Gunung Rambutan, dan beberapa tempat yang menyimpan potensi untuk diteliti seperti di Pegunungan Meratus. Di situ terdapat komposisi batuan penyusun lempeng samudra yang diduga kira-kira berumur 201 juta tahun lalu hingga 66 juta tahun lalu.

Diharapkan kuliah lapangan ini berkesinambungan untuk mata kuliah lainnya di semester-semester berikutnya. Kuliah Lapangan ini sangat terkesan dengan sikap mahasiswa, terkhusus angkatan 2019 yang dapat beradaptasi dengan cepat terhadap kondisi di lapangan. Mereka tidak gentar dengan panas terik, medan yang terjal dan jauh yang harus ditempuh dengan berjalan kaki, kata Hamriani, Kamis (28/11).
Semantara itu, salah satu asisten praktikum Baiq Maulinda Ulfah menuturkan, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengenalkan objek-objek geologi secara langsung. Seperti jenis batuan, bentuk-bentuk struktur geologi, dan bentuk-bentuk morfologi. Peserta juga dapat belajar dengan melihat langsung kondisi di lapangan dan membandingkan dengan teori yang sudah diterima di kelas. Kuliah Lapangan ini juga diharapkan dapat membangun kerja sama antara peserta lebih bagus dalam kerja tim, dapat menyelaraskan ide dalam mengamati objek-objek geologi.

Tetap kompak, jaga kebersamaannya, saling mengerti, saling percaya, dan saling peduli satu sama lain. Kita ini kayak batuan sedimen, meskipun sudah ada matriks sama fragmen perlu semen biar kita terikat jadi satu. Dan biarkan perjalanan hidup ke depan yang memproses kita, ujar Baiq.
Kesannya selama mengikuti kuliah lapangan kemarin yaitu lebih bisa memahami materi yang sebelumnya telah diberikan di kelas, seru juga bisa belajar dan melihat langsung sikon batuannya. Pesannya untuk kuliah lapangan berikutnya semoga dapet lapangan yang lebih jauh, dan waktu kuliah lapangan yang lebih Panjang, tambah Andrea Talaiftha, selaku salah satu mahasiswa program studi Teknik Geologi STT-Migas Balikpapan angkatan 2019.

List Komentar