HAND SANITIZER MULAI LANGKA; STT MIGAS BALIKPAPAN PRODUKSI SENDIRI

Kamis, 26 Maret 2020


0e65972dce68dad4d52d063967f0a705.jpg


Hand sanitizer adalah salah satu produk yang saat ini sedang banyakrndicari karena stoknya yang mulai terbatas. Bahkan tidak sedikit orang yangrnmemilih untuk menimbun stok untuk kembali dijual dengan harga yang lebihrntinggi. Seperti yang kita ketahui, kondisi dunia yang sedang marak denganrnsebaran virus COVID-19 atau yang lebih kita kenal dengan istilah virus coronarnsudah sangat meresahkan.


rnrn

Menyikapi maraknya informasirnterkait COVID 19 yang melanda sejumlah negara termasuk di Indonesia khususnyarndi wilayah Kalimantan Timur, dosen STT Migas Balikpapan berinisiasi membuatrnhand sanitizer, dan cairan desinfektan secara mandiri sesuai standar OrganisasirnKesehatan Dunia (WHO).

rnrn

Kepedulian Dosen STT MigasrnBalikpapan ini ditujukan sebagai langkah awal kebersihan diri dimana dimulairndari tangan. Pembuatan Hand sanitizerrnini diperuntukkan untuk mahasiswa, Karyawan, Dosen dan masyarakat sekitar STTrnMigas Balikpapan melihat ketersediaan sudah mulai langka di wilayah Balikpapan.


rnrn

Karena di Balikpapan terjadirnkelangkaan hand sanitizer. Maka laboratoriumrnSTT Migas Balikpapan berinisiatif untuk membuat hand sanitizer sendiri berdasarkan standar WHO guna memfasilitasi hand sanitizer untuk seluruh sivitas akademikarnSTT Migas Balikpapan Ujar Prapti Ira Kumalasari, Kepala Laboratorium STT MigasrnBalikpapan.


rnrn

Ira menjelaskan takaran yangrnsudah menjadi standar pembuatan handrnsanitizer sesuai arahan WHO, yakni alkohol 833 mL etanol 96%, 41,7 mL HidrogenrnPeroksida (H202) 3%, 14,5 mL gliserol 98%, tambahkan airrnhingga 1000 mL kemudian diaduk hingga homogen. Simpan selama 72 jam untukrnmemastikan tidak ada kontaminasi organisme dari wadah botol.




rnrn

Doanya agar kami bisa berbuatrnbanyak untuk kota kita. Balikpapan Nyaman Penyangga Ibukota Negara.

List Komentar

PALESTINA DI HATI KU