Fokus Tingkatkan Kualitas SDM yang Mampu Bersaing dengan PTS Lain.

Sabtu, 14 Maret 2020


4c56ff4ce4aaf9573aa5dff913df997a.jpg


Setelah sempat berpindah-pindah kampus, mulai dari kontrak hingga diusia yang ke 17. Kini Sekolah Tinggi Teknologi Minyak dan Gas Bumi (STT Migas) Balikpapan punya kampus dengan luas lahan kurang lebih 10 hektar, dihuni 2 ribu mahasiswa dari berbagai daerah.


BANYAK kisah yang diukir dari berdirinya Kampus STT Migas yang berada di Km 8, Karang Joang, Kec. Balikpapan Utara ini. Dirunut dari sejarah berdiri, kampus yang dijuluki Kampus Merah ini sudah melakukan setidaknya 3-4 kali pindah-pindah kampus.
Perjalanan panjang dimulai dari hanya memiliki 3 kelas. Ketiga kelas itu mewakili 3 prodi. Tepatnya awal berdiri itu ngontrak di Diklat Pertamina Karang Anyar, kemudian kontraknya habis pindah lagi ke Jl RE Martadinata. Tidak bertahan lama, kontraknya habis lagi pindah ke Jl Bhayangkara untuk rektoratnya sementara untuk perkuliahannya memakai kelas di SMP Patra Dharma 2 di Lapangan Merdeka.


4c5bde74a8f110656874902f07378009.jpg


Tidak sampai disitu, kemudian pindah lagi ke Jl Eri Suparjan. Lepas kontrak, pindah lagi depannya SMA 1 Balikpapan hingga akhirnya yayasan membentuk STT Migas Balikpapan berdasarkan Akta Notaris Nomor 9 tanggal 17 April 2001, disahkan di Pengadilan Negeri Nomor 699/2002 tanggal 16 Oktober 2002. Kemudian berdirilah STT Migas Balikpapan, didasarkan pada Surat Keputusan Mendiknas Nomor: 036/D/O/2003 pada tanggal 13 Maret 2003. STT Migas Balikpapan memiliki 3 program studi, yaitu Teknik Perminyakan (S1), Teknik Pengolahan Migas (DIII), dan Teknik Instrumentasi Elektronika Migas (DIII).


4c56ff4ce4aaf9573aa5dff913df997a.jpg


Saya kira 17 tahun ini adalah hal yang luar biasa. Kami patut bersyukur STT Migas diusianya yang ke 17 tahun sudah mampu memberikan kontribusi terhadap pembangunan di Indonesai, khususnya di Balikpapan, ujar Ketua STT Migas Balikpapan, Lukman ST,MT disela-sela gelaran acar syukuran Disnatalis Kampus ke 17, Jumat (13/3) kemarin.
Menurutnya ini adalah usia mandiri dimana sudah bisa memberikan yangterbaikuntuk negeri ini. Dimana diusia yang ke 17 tahun ini banyak sebenarnya tantangan-tantangan yang di hadapi, salah satunya dengan menaikkan akreditasi yang saat ini akreditasi B.
Kenapa akreditasi, karena ini adalah kunci dari baik Perguruan Tinggi (PTS) negeri atau swasta, untuk menunjukkan kualitas dan kuantitas PTS itu sendiri. PT yang mempunyai akreditasi unggul atau B, adalah PTS yang sudah bisa membuktikan bahwa perguruan tinggi sudah mampu melaksanakan kualitasnya dari segi SDM, dari sisi sarana prasananya dari sisi penelitiannya, dari sisi pengabdiannya, ujarnya.
Nah harapan kedepannya, lanjut Lukman ST. MT , STT Migas diusia ke 17 ini mampu menjawab itu semua. Apalagi adanya program baru dari kemendikbud Dirjen Dikti bahwa kedepan PTS harus lebih fokus dalam kualitas SDM yang mampu bersaing dengan perguruan tinggi negeri maupun swasta lainnya, baik itu segi kompetensi maupun dalam dunia kerja.


069059b7ef840f0c74a814ec9237b6ec.jpg


Ditambahkan Lukman, bahwa saat ini kampus memperkerjakan kurang lebih 100 orang baik itu dosen maupun civitas akademik. Dengan kurang lebih 2 ribu mahasiswa dengan 5 prodi yakni S1 Teknik Perminyakan (S1 Perminyakan Konsentrasi Industri), D3 Teknik Instrumentasi Elektronika Migas, D3 Teknik Pengolahan Migas, S1 Teknik Geologi. Rencana kedepan dari yayasan akan menambah 2 prodi yakni elektro dan kimia, ungkapnya.


a4a042cf4fd6bfb47701cbc8a1653ada.jpg


Sementara Ketua Yayasan, Lauhil Mahfudz mengatakan, perjalanan panjang STT Migas ini tidak begitu mulus, banyak saksi sejarah dari awal dari sejarah. Perjalanan sejarah STT migas begitu dinamis, cukup banyak pelajaran. Dan Alhamdulillah, saat ini banyak tolak ukur kemajuan STT Migas yang dapat dirasakan, semua itu berkat kerja keras civitas akademik, katanya.


0e65972dce68dad4d52d063967f0a705.jpg


Namun dari pencapaian yang luar biasa itu lanjut Lauhil, jangan langsung puas, jangan pernah berhenti untuk memperbaiki mutu pendidikan. Tetaplah terus mencetak lulusan yang mumpuni yang bisa diserap di berbagai perusahaan baik dalam negeri maupun mancanegara. (dwn)

List Komentar

PALESTINA DI HATI KU