Dasar pemikiran pendirian perguruan tinggi dalam bidang migas di kota Balikpapan ini berkaitan dengan potensi alam yang dimiliki Propinsi Kalimantan Timur dan sebutan yang melekat pada kota Balikpapan sebagai kota minyak. Dengan berdirinya sebuah institusi pendidikan tinggi dalam bidang migas tersebut diharapkan lapangan pekerjaan yang ditawarkan oleh pihak industri dapat dipenuhi oleh masyarakat lokal sebagai pemain utama dengan persaingan yang sehat dan penjaminan mutu yang kompetitif.

Selanjutnya mengingat perkembangan teknologi yang begitu pesat, sedangkan pada waktu ini kebutuhan akan tenaga ahli minyak dan gas bumi di Kalimantan Timur masih terasa kurang, maka untuk mengantisipasi keadaan ini, terlebih dalam memasuki era globalisasi yang akan datang, para pendiri yayasan dan pendiri pendidikan formal tersebut mengupayakan untuk meningkatkan bentuk perguruan tinggi yang pada mulanya akan berbentuk akademi menjadi setingkat lebih tinggi menjadi sekolah tinggi.

Ide menyelenggarakan pendidikan yang sifatnya formal tersebut dan dalam upaya Yayasan Kaltim Mandiri untuk mewujudkan hal tersebut di atas, maka para pengambil inisiatif sebagai perintis jalan, telah bekerja keras, antara lain mempelajari kemungkinan-kemungkinan untuk pendirian pendidikan formal tersebut, mendengarkan pendapat dan saran, mengadakan penjajagan dan pendekatan serta meminta petunjuk kepada pejabat atau pihak-pihak yang berkompeten di Daerah dan di Pusat cq. Departemen Pendidikan Nasional dalam hal ini Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI).

Akhirnya oleh Yayasan Kaltim Mandiri, yang dibentuk berdasarkan Akta Notaris Nomor 9 tanggal 17 April 2001 dan disahkan di Pengadilan Negeri Nomor 699/2002 tanggal 16 Oktober 2002, didirikanlah Sekolah Tinggi Teknologi Minyak dan Gas Bumi Balikpapan, yang lazim disingkat dan dikenal dengan nama "STT Migas Balikpapan", yang berdiri berdasarkan Surat Keputusan Mendiknas Nomor: 036/D/O/2003 pada tanggal 13 Maret 2003.

STT Migas Balikpapan merupakan sebuah institusi pendidikan swasta di kota Balikpapan yang menitikberatkan pada pengembangan sumber daya manusia secara akademis dan professional, khususnya di bidang minyak dan gas bumi. Visi dan misi yang diharapkan dengan berdirinya institusi mandiri di kota Balikpapan ini adalah agar kebutuhan tenaga kerja dan praktisi serta akademisi di bidang migas dapat dipenuhi sendiri oleh daerah sehingga putra-putri daerah dapat memperoleh kesempatan yang luas untuk mengaktualisasikan dirinya sesuai dengan potensi daerahnya. Tentunya hal ini selaras dan sesuai dengan semangat otonomi daerah dan pengembangan daerah yang lebih cepat.    

Ijin operasional penyelenggaraan institusi tersebut meliputi tiga program studi, yakni:
  • Program Studi Strata 1 Teknik Perminyakan (TERAKREDITASI)
  • Program Studi Diploma 3 Teknik Pengolahan Migas (TERAKREDITASI)
  • Program Studi Diploma 3 Teknik Instrumentasi Elektronika Migas (TERAKREDITASI)

Kerjasama